Selamat datang di blog Ryukananime pada kesempatan ini saya akan membahas bagaimana pembuatan sebuah katana. Kalian pada sudah tahukan katana adalah sebuah senjata utama seorang samurai Jepang. Senjata ini sangatlah tajam bahkan dapat menebas tubuh manusia menjadi 2. Dalam pembuatan katana sangatlah membutuhkan ketelitian dengan keakurasian yang sangat tinggi. Pembuatan katana dimulai dengan pemilihan bahan bahan yang kualitasnya bagus, bahan terbaik katana adalah Tamahagane. Baiasanya pembuatan katana antara 3 bulan sampai 6 bulan.
Pembuatan katana dapat dengan mesin maupun dengan tangan. Kali ini saya akan membahas pembuatan katana dengan tangan. Tahap-tahapannya antara lain sebagai berikut :
1.Peleburan Baja (Smelting steel)
Pedang katana tradisional dibuat hanya dari baja murni, yang dinamakan oleh
orang Jepang tamahagane (baja bernilai tinggi). Selama 3 hari 3 malam, dengan
teknik tradisional, para pandai besi memindahkan sekitar 25 ton pasir sungai
yang mengandung biji besi dan memasukkan arang ke dalam tatara, tungku
peleburan persegi dari tanah liat yang khusus dibuat untuk menghasilkan
tamahagane. Kandungan karbon pada arang pembakaran menjadi bahan kunci
pembuatan baja. Suhu tatara bisa mencapai diatas 2500 F, dan panasnya mengubah
bijih besi menjadi baja dan menghasilkan tamahagane kurang lebih seberat 2 ton.
Harga tamahagane berkualitas tinggi bisa 50 kali lebih mahal dibandingkan
dengan baja biasa yang dibuat dengan teknik modern.
2.Pelarutan Karbon (Dissolving carbon)
Selama
dipanaskan pada suhu tinggi, tamahagane tidak boleh mencapai bentuk cair, agar
jumlah karbon yang bereaksi dengan baja kadarnya tepat dan persentase karbon
pada tamahagane akan bervariasi (antara 0.5 sampai 1.5 %). Ahli pembuat katana
menggunakan 2 jenis tamahagane, yang pertama karbonnya tinggi, sangat keras,
dan memungkinkan dibuat mata pedang setajam silet; sementara yang kedua,
karbonnya rendah, sangat kuat, baik untuk meredam guncangan. Pedang yang hanya
menggunakan salah satu jenisnya saja, maka pedang akan mudah tumpul atau mudah
patah. Pada malam ketiga proses pembakaran di tungku, para ahli tatara
memecahkan tungku tanah liat tersebut untuk mengeluarkan tamahagane, dan dengan
mudah mereka melihat kadar karbon baja itu dari pecahan-pecahan baja yang baru
jadi.
3.Menghilangkan Ketidakmurnian (Removing impurities)
Potongan-potongan tamahagane terbaik selanjutnya dikirim ke ahli pembuat
pedang, yang akan memanaskan, menempa, dan melipat baja berkali-kali untuk
mencampurkan besi dan karbon dan juga menghilangkan kotoran yang berupa ampas
biji besi. Tahap ini selain sangat penting juga memakan waktu lama, karena jika
ada unsur selain besi dan karbon yang tersisa didalamnya, akibatnya pedang
menjadi tidak kuat. Saat ahli pembuat pedang selesai menghilangkan semua ampas,
ia bisa menilai konsentrasi karbon di dalam tamahagane melalui kekuatan tamahagane
itu saat ditempa berulang-ulang. Seorang ahli mengibaratkan penghilangan ampas
dari baja ini seperti memeras air dari spons yang sangat keras.
4.Penempaan Pedang (Forging the sword)
Setelah ahli pembuat pedang menghilangkan semua ampas dengan menempa
tamahagane berkali-kali, ia memanaskan baja yang keras dan berkarbon tinggi
lalu membentuknya menjadi potongan panjang dengan celah panjang di tengahnya.
Lalu ia menempa baja lainnya yang kuat dan berkarbon rendah yang ia bentuk agar
agar bisa pas dimasukkan ke dalam celah baja satunya, dan ia tempa kedua baja
yg sudah disatukan tadi. Dua jenis tamahagane kini ada di tempatnya: baja keras
menjadi bagian luar dan mata pedang mematikan, sementara baja kuat menjadi
bagian inti di dalam katana. Keseimbangan karakteristik yang sempurna ini
membuat katana menjadi senjata samurai paling tahan lama dan berharga.
5.Melapisi Katana (Coating the katana)
Meskipun
bilah utama katana telah selesai, namun pekerjaan ahli pembuat pedang masih
jauh dari selesai. Ia masih perlu melapisi bilah pedang bagian atas dan bagian
yang tumpul dengan lapisan tebal dari campuran tanah lempung dan bubuk arang,
sementara mata pedang yang tajam hanya dilapisi tipis saja, untuk selanjutnya
pedang dipanaskan untuk terakhir kali. Ini untuk melindungi bilah pedang,
sekaligus menandai pedang dengan desain bergelombang yang dinamai hamon, yang
akan muncul lebih jelas saat proses penggosokan.
Selanjutnya ahli pembuat pedang memanaskan katana kembali dengan suhu dibawah 1500 F, jika lebih dari itu maka pedang bisa retak di proses selanjutnya.
Selanjutnya ahli pembuat pedang memanaskan katana kembali dengan suhu dibawah 1500 F, jika lebih dari itu maka pedang bisa retak di proses selanjutnya.
6.Membentuk (melengkungkan) Katana (Curving the blade)
Selanjutnya, sang ahli pembuat pedang mengeluarkan bilah pedang dari api
lalu memasukkannya dengan cepat ke dalam bak air untuk mendinginkannya dengan
segera. Proses ini disebut “pendinginan cepat.” Karena bagian dalam dan
belakang pedang mengandung karbon yang sangat sedikit, maka akan lebih
terkontraksi saat pemkanasan dibandingkan dengan bagian depan yang tajam yang
mengandung karbon lebih tinggi. Perbedaan kecepatan dan tingkat kontraksi
antara dua jenis tamahagane ini, menyebabkan pedang melengkung dan
menciptakan bentuk lengkung yang khas. Tahap ini memang sulit, karena satu dari
tiga pedang akan gagal.
7.Sentuhan Akhir (Polishing the blade)
Pada tahap akhir, para pekerja logam menambahkan penanda besi atau jenis
logam lain pada pegangan pedang. Lalu, tukang kayu membungkus senjata itu
dengan sarung pedang kayu yang dipernis dan dihias dengan beragam ornamen oleh
para seniman. Dibuat dari emas atau kulit eksotis dan bebatuan, pegangan katana
adalah karya seni seperti bilah pedangnya itu sendiri. Akhirnya katana
dikembalikan ke ahli pembuat pedang yang akan mengecek pedang itu untuk
terakhir kali. Membutuhkan waktu hampir 6 bulan dan tenaga 15 orang untuk
membuat satu buah pedang katana. Walau diciptakan untuk prajurit samurai,
pedang ini akan laku diantara kolektor benda seni dengan harga ratusan ribu
dolar.
Oke itu tadi informasi tentang cara pembutan katana tanpa mesin atau dengan mengunakan tangan(penempaan).
Jangan lupa komentarnya kritik dan sarannya saya tunggu.






Menarik untuk diliat dab :) LANJUTKAAN!!!!!
BalasHapusSipp!
Hapus